Membangun Rumah Tangga

Ada sebuah ‘qoute’ dari Mario Teguh, “Menikah itu seperti membangun rumah, jangan menikahi seseorang yang tidak mau direnovasi (berubah). “Menikah adalah suatu cara untuk berubah menjadi lebih baik, seperti ketika sudah berdua harus dapat saling mengisi dan melengkapi bukan sendiri – sendiri lagi, keduanya berbagi, membaginya bukan menjadi berkurang tapi menyempurnakan.

DSC_0285

Mempersiapakan pernikahan bukan persoalan seberapa banyak tabunganmu untuk membiayai resepsi pernikahan, atau seberapa banyak ilmumu untuk kesiapan tapi menikah itu keberanian, berani untuk memperjuangkan ! bukan nekat, nanti malah jadi sesat. Semuanya harus dapat diperhitungkan, tapi bukan hitung – hitungan matematis semata, karena manusia hanya dapat merencanakan sedangkan Allah yang memiliki Kuasa dan Kehendak. So, mulailah dari meluruskan niat. Menikah itu ibadah, kesempurnaan ibadah di dasari dari niat karena Allah semata.

Menikah karena ingin menjaga diri atau terhindar dari zina itu juga merupakan bagian dari niat mulia. Tapi kebanyakan orang saat ini, pacaran lama – lama kaya kreditan motor yang sampai bertahun – tahun ketika ngerasa sudah waktunya nikah eh, putus jua. Salah siapa ? ( tanya saja sana sama rumput yang bergoyong ? ). Disinilah kadang seseorang diuji, seberapa kuat imannya, mengikuti hawa nafsu dengan ‘hubungan’ yang haram atau menjaga diri sambil mengukir prestasi sampai waktunya jodohnya datang (yang halal haram itu JELAS!)  Dan jangan tanyakan kapan jodoh itu datang ? jawab dulu nie pertanyaan : sudah siapkah kita menikah ? dinilai dari ? dari sisi materi atau non materi termasuk kesiapan keluarga besar untuk turut serta menjadi bagian penting terbinanya sebuah mahligai pernikahan. Sudah siap ?

Lagipula menikah itu bukan persoalan mudah ! jangan dipikirkan yang enak – enaknya dulu, terkadang mengurus hati sendiri saja susah, apalagi  lagi mengurus hati orang lain. Menikah bukan persoalan perasaan ‘melulu’. Cinta saja tidak cukup kuat  membangun pernikahan. Perasaan itu berubah – ubah tak melulu bertambah bahkan adakalanya berkurang, tergantung waktu dan keadaan. Tentu juga tergantung dengan siapa Anda menikah ? So, tentukan pilihanmu sekarang !

Iklan

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s