Bentuk Dosa dan Pahala

Ada yang bilang kalau saja dosa berbentuk jerawat diwajah tak terbayang sudah seperti apa wajah kita ?  1 jerawat saja dirasa sangat mengganggu apalagi banyak bahkan jika dosa – dosa yang ‘tampak’ itu tak cukup sampai diwajah tapi diseluruh bagian tubuh kita ? membayangkannya saja ngeri ?. Dan pernah kah kita menghitung dosa yang kita lakukan ? tidak perlu susah – susah mengingat dosa – dosa atau kesalahan yang pernah kita lakukan diwaktu lampau tapi coba menghitungnya dari awal hari ketika kita bangun tidur sampai tertidur kembali dimalam harinya ?  jika hari ini adalah sehelai kain putih masih kah sama esok harinya ? tetap putih dan bersih ? sedangkan untuk mensyukuri nikmat kita bangun dari tidur kembali lagi saja lupa ? ah, itu hanya bagian dari rutinitas ! seperti itu kah pikiran kita ?

dosa

Tak usahlah kita menjabarkan definisi dosa sedemikian panjangnya karena setiap hati punya jawabannya! ketika kita berkata tapi tidak mengatakan yang sejujurnya dengan alasan apapun bukankah hati kita resah atau paling tidak menyadari sesuatu hal bahwa ada yang tidak semestinya ? jika tidak demikian kita patut curiga bila tidak merasakan apapun seperti getaran yang merisaukan karena jangan – jangan hati kita telah mati! Begitulah kejujuran sekarang ini menjadi sesuatu yang sangat sulit dilakukan oleh kebanyakan dari kita ?. Lalu masihkah kita mengira bahwa dosa hanyalah sesuatu hal yang bila waktunya nanti terlupakan begitu saja ?

Lucunya kita tahu bahkan sangat tahu bahwa apa yang akan kita lakukan itu akan berdosa tetapi dengan dalil yang kita keluarkan yaitu berupa alasan kita tetap melakukannya ? pernahkah kita seperti itu ? ah atau malah sudah keseringan sampai – sampai kita menampikan bahwa itu adalah dosa. Jadi sebenarnya tanpa saya menjabarkan dosa dengan segala jenis, macam, tingkatan dan sebagainya kita sendiri telah mengetahuinya dengan pasti karena sepertinya tidak ada hari yang kita lalui tanpa noda dosa sehingga hati ini mungkin jadi tak utuh bentuknya karena telah banyak lubung dalam hati kita.

Setelah kita merenungi dan mengingat kembali dosa – dosa kita masihkah kita tak cukup peduli pada setiap hal yang akan mendatangkan dosa ?  Sudahlah tinggalkan sejenak pembahasan ini kita bertanya saja bagaimana bentuk pahala ? tentu hanya Yang Maha Tahu yang berkuasa atas itu Allah SWT. Yang jelas pahala jauh lebih luas ada dibanyak tempat seperti disetiap waktu yang kita lalui dan disetiap hal yang kita lakukan, disetiap kejadian tentunya bagi orang-orang yang mengerti bahwa dalam setiap kebaikan selalu ada hal yang dapat mengantarkan kita pada apa yang tadi kita pertanyakan yaitu pahala

“Sangat mengangumkan keadaan seorang mukmin! Sesungguhnya semua urusannya mengandung kebaikan, dan hal itu tidak terjadi, kecuali seorang mukmin. Jika ia ditimpa musibah, ia bersabar, dan itu lebih baik baginya. Dan bila mendapat kelapangan, ia pun bersyukur, dan itu lebih baik baginya.” (HR. muslim dan Ahmad)

Iklan

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s