Jalan menuju cinta, membacalah

4c3c76813fb78b388c0e531ccd4e0cdbHari rabu, adalah jadwal saya pergi ke perpusatakaan umum daerah di bilangan jakarta selatan. Selepas berkerja saya berangkat dengan menggunakan transjakarta. Sekitar jam setengah 6 saya tiba di sana. Saya sangat eksaited setiap kali berada di dalam perpustakaan, rasanya seperti berada di taman bunga. Karena saya pribadi selain sangat suka wewangian bunga juga sangat menyukai bau buku, aneh bukan ?.

Biasanya saya selalu punya rencana untuk buku yang akan saya pinjam, seperti minggu ini misalnya saya ingin membaca kembali sirah nabawiyah, dan novel kedua dari tetralogi DE WINST. Terkadang saya pikir, saya suka serakah kalau berbau buku, bayangkan saja ? saya sengaja membawa kartu anggota seorang teman agar dapat meminjam 4 buku dalam 2 minggu, hehe karena satu orang hanya boleh meminjam 2 buku dalam 2 minggu.

Bagian pertama yang saya kunjungi adalah rak yang memajang buku – buku agama, tanpa buang waktu lagi saya langsung deh mencari buku yang sekiranya bagus untuk saya baca, loh? Emang ada buku yang enggak bagus ? hehe jadi begini, dalam membaca sebuah buku saya pribadi selalu selektif memilih mana buku yang ‘bagus’ untuk dibaca, bagus disini yang pasti bermanfaat ya!, saya termasuk orang yang sangat sulit untuk jatuh cinta (Loh ? nyambung kok kecinta – cintaan ?) hehe, saya tidak melihat sebuah buku dari covernya, sebagus apapun cover menurut saya bukan jaminan ‘isi’nya berkualitas. Jadi, yang pertama saya lihat adalah sang penulis, judul, penerbit, yang mengendorse (kalau saya kenal) dan barulah cover dan faktor lainnya menyusul seperti saran dari teman, buku best seller, dll.

Berbicara mengenai perpusatakaan daerah jakarta, ini adalah salah satu tempat yang recommended untuk mengisi waktu dengan berjuta manfaat. Selain tempatnya yang nyaman, yang utama untuk saya pribadi adalah waktunya yang buka sampai malam, kisaran jam 8 malam, tutup resminya pun kalau tanggal merah saja, hari sabtu – minggu selalu buka. Alamat lengkapnya berada di Gd. Nyi Ageng Serang. Di belakang Pasar Festival dan Sinematek-PPHUI, Jl. HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta.

Banyak orang yang mengatakan buku adalah jendela dunia, menurut saya ada benarnya, karena ketika saya membaca sebuah buku, tanpa harus pergi ke tempat tersebut saya sudah dapat melihat bahkan merasakan berada disana lewat buku itu. Itulah menariknya, dari buku kita akan sadar bahwa sangat sedikit yang kita tahu, betapa pun banyaknya buku yang telah kita baca, (apalagi kalau gak suka baca ?). Oleh karena itu salah satu jalan menuju cinta adalah lewat membaca.

Iklan

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s