Mencium tangan

Foto sewaktu saya mengajar

Foto sewaktu saya mengajar

Pagi ini saya di stop oleh 2 orang remaja laki – laki . Padahal saya pakai masker wajah tapi mereka terus memanggil saya dan kemudian memutar balik motornya menuju saya. Saya membuka masker wajah saya dan melihat mereka, oh ternyata 2 orang siswa yang pernah menjadi murid saya ketika saya bertugas di sekolah mereka sebagai guru PPL. Subhanallah, yang tadinya mereka masih kecil – kecil, SMP, masih imut – imut, masih pada lucu, saya dibuat pangling dengan perubahan mereka yang sekarang sudah SMA dan bertambah besar pastinya. Saya sempat lebih kaget ketika mereka tiba – tiba meraih tangan saya dan mencium penuh takzim. Yang jelas wudhu saya batal. Ada yang aneh buat saya dengan ‘salam tersebut’ ? sejujurnya saya sangat senang dengan pertemuan itu, tak disangka mereka bersikap sangat baik dan penuh hormat kepada saya TAPI sikap mereka yang mencium tangan saya membuat saya tidak nyaman ditambah lagi setelah obrolan selesai dan saya pamit, salah satu dari mereka sempat berteriak dan memuji saya, “Kaka,,, tambah c..t.k aja..” astagfirullah. Ini mungkin hal sepele buat sebagian orang tapi buat saya bingung dan kepikiran juga.

Saya tahu bahwa hampir disetiap sekolah diterapkan kebiasaan bagi siswa-siswinya apabila bertemu teman atau guru, mereka mengamalkan 5 S, yaitu: senyum, salam, sapa, sopan, dan santun. Yang jadi masalah apabila siswa yang laki-laki jika bertemu tidak hanya 5 S tapi disertai pula dengan jabat tangan dengan ibu guru, padahal dalam usia anak SMU sudah masuk akil baligh. Tentu dalam kacamata islam tindakan mereka tidak dibenarkan? jabat tangan antara laki-laki dan wanita yang bukan mahram adalah tidak benar dan tertentangan dengan ajaran Islam. Dan terhadap prisitiwa saya pagi ini saya ingat pesan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Apabila aku melarang sesuatu, tinggalkanlah. Dan apabila aku memerintahkan kepada sesuatu, lakukanlah semampu kamu.” (HR Bukhari dan Muslim)

Insya’Allah ini menjadi pengalaman sekaligus peringatan untuk saya kedepan agar lebih bersikap tegas dan hati – hati. wallahualam bissawab

Iklan

Satu pemikiran pada “Mencium tangan

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s