Yakin Itu Cinta ?

Aku menatap lekat – lekat diriku di cermin, membaca hatiku ? apa yang tersembunyi di sana? bisa kah aku masuk lebih dalam lagi ? atau biarkan aku bertanya pada diriku sendiri ? tentang perasaanku.

“Bagaimana bila diriku dilanda cinta?apakah dunia akan indah seperti surga atau akan berubah jadi neraka? Apakah aku akan meniti kisah cintaku dalam pertualangan yg mulia atau dengan cara yg hina? Apakah aku akan berlebihan – lebihan dalam cinta atau akan bersikap moderat padanya? Apakah aku mampu mengendalikan ketertarikan pada kekasihku dengan kendali syariat, adat, atau malah akan terlepas dari semua kendali itu?”

Rasa ‘suka’ adalah sebuah bentuk dari berbagai perasaan positive dalam diri seseorang, terdiri dari kagum, simpatik bahkan empati, perhatian, kehangatan dan lain sebagainya. Suka sering sekali diidentikan dengan cinta, tapi sepertinya cinta lebih dari sekedar suka. Namun rasa – rasanya saat ini kata ‘cinta’ hampir berkurang maknanya, dikarenakan banyaknya insan yang seringkali mudah mengatakannya, ya hanya sebatas kata yang keluar dari mulut. Lihatlah semakin banyaknya pilihan lagu cinta ? gombalan – gombalan yang sudah semakin dilawakan dengan kalimat – kalimat cinta, dan berbagai hal yang dengan sangat mudah ‘seolah’ mempresentatifkan ‘cinta’. Lantas, bila demikian mungkinkah perkatan ‘cinta’ seseorang lebih baik diganti dengan kata ‘suka’ ? karena untuk benar – benar yakin itu sebuah rasa ‘cinta’ jawaban pastinya hanya ada pada hati kita masing – masing !”

7508bfc091c0558f9e81f542829ab0d0

Saya bukanlah seorang ahli dalam urusan percintaan, bila dikatakan pernah merasakannya pun saya kira ‘mungkin’. Hanya saja sebagai perempuan yang identik dengan pengelolahan diri yang terdiri dari 99 % perasaan yang lebih dikedepankan dibandingkan 1 % akal, kebalikan dari laki – laki, perempuan lebih sering menjadi objek persembahan ‘perasaan’ laki – laki yang mungkin begitu mudah mengatakan ‘cinta’ , akan lebih bijak seorang perempuan tidak sembarangan menerima kata itu, ‘cinta’ karena sering kali akhirnya cinta berubah menjadi benci ?. Maka sebelum kita merasakan ‘cinta’ atau sebelum menerima ungkapan ‘cinta’ dari seseorang pastikan terlebih dahulu, kita telah mempertanyakan diri kita dengan pertanyaan di atas, semoga suatu saat nanti kita bisa memberi jawaban yang terbaik untuk diri kita sendiri dan untuk seseorang yang sungguh kita ‘cinta’.

Iklan

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s