Sepucuk Surat untuk Adikku Tercinta

Dear Poppy,

Selama ini aku mungkin bukanlah kakak yang sempurna, kadang masih egois, ingin menang sendiri, tidak mau kalah apalagi mengalah, dan berhubung kau satu – satunya adik perempuan yang aku miliki, kau tidak ada pilihan untuk tidak mengakui bahwa aku memanglah kakak yang serba biasa. Tapi jika aku tanpamu, mungkin aku tak setegar dan sekuat ini menjalani hidup. Kau adalah kekuatan yang selalu mendorongku untuk lebih bijak dan dewasa dalam menjalani setiap persoalan kehidupan, adik sepertimu yang walau terkadang menyebalkan, dan membuat jengkel bukan kepalang, tapi merupakan sumber kebahagian yang Allah anugrahkan.

 

Diluar kekuranganku sebagai seorang kakak, kau pasti tahu dan dapat merasakan bahwa kasih sayangku padamu tidaklah bisa dibatasi oleh apapun, tidaklah bisa digantikan oleh siapapun, dan kasih sayangku tidaklah bisa diukur seperti tingginya gunung, atau dalamnya laut sekalipun. Kau adik yang sempurna untukku, kau pelengkap hidupku. Sejak kecil, kita tak pernah terpisahkan, kau selalu ada disampingku, kita menangis bersama, berbagi tawa dan saling mengisi dan melengkapi. Ketika aku bersedih, kau memberi kekuatan padaku dan menghapus air mataku, dan ketika kau yang menangis kakakmu ini berusaha terlihat kuat agar kau tetap tabah, tapi sebenarnya aku menangis. Kau harus lebih baik dariku, lebih senang, lebih bahagia dan lebih sempurna menjadi seorang kakak daripada aku, kau juga seorang kakak dari adik laki – laki kita kan, Yoga Pratama dan Haeka Dian Anjani (Eka).

Ketika kita berjalan bersama, aku selalu menggengam tanganmu, dan kemudian aku berdoa dalam hati agar Allah selalu membuat kita terkait seperti ini, agar aku bisa menjadi seorang kakak yang baik untukmu. aku selalu mengusahakan itu dibatas banyak kekuranganku. Kita bukannya tidak pernah bertengkar bukan ? kita pernah gontok – gontokan, berantam ataupun saling diam, tapi se-ngeselin apapun juga aku tidak marah sampai hatiku terluka, tidak! aku malah lebih sering malu karena aku tidak mengalah.

Adikku tercinta, Poppy melalui surat ini aku ingin mengatakan; sekalipun aku bukanlah kakak sempurna untukmu, tapi kau adalah salah satu hal terbaik yang aku miliki, yang tak akan pernah bisa terganti. Jika kelak aku tak berada di sampingmu, ingatlah selalu bahwa aku selalu merindukanmu, kau adalah adik satu paket dalam kebahagian yang aku miliki, membayangkannya saja jika kelak kita terpisah sudah membuatku merindu, aku mencintaimu karena Allah. Adikku, walau kau sering bandel dan tak mendengar nasihat atau perintah kakakmu ini yang memang belum tentu benar, tapi ingatlah adikku bahwa dimanapun kau berada kau selalu ada dalam setiap doa – doaku, kau harus menjaga baik – baik dirimu, terutama dari pergaulan remaja saat ini yang seringkali membuatku geleng kepala dan mengelus dada. Adikku, kau harus meyakinkan diriku bahwa kau bahagia dan kau selalu dalam keadaan baik, shalat tidak telat, absen selalu kalau pulang larut malam didasari alasan yang jelas. Apapun yang terjadi kedepan, seperti apapun nantinya kita, aku akan selalu berusaha menjadi yang terbaik untukmu, jadi please ya, bahagialah!

NB : Always love you, now and forever ….

Mesti Farah,

Sesesorang yang selalu belajar menjadi kakak terbaik untuk adik – adiknya.

Iklan

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s