Mecintai Masalah

“Masa lalu lebih sedih daripada kesedihan yang aku rasakan saat ini, dan oleh karena itu aku tak pernah takut akan masa depan, aku masih memiliki Allah!” 

Foto: Allah akan memberikan yang terbaik yang kita sangkakan kepadaNya #HusnuzanPadaAllah

Kita harus yakin pada Allah SWT bahwa setiap hal yang kita alami, kita rasakan bahkan yang belum terjadi adalah skenario terbaik dari Allah, Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? (Alankabut :2 )keyakinan pada Allah terhadap setiap masalah yang dihadapi bahwa masalah adalah bentuk perhatianNya akan membuat kita menjadi insan yang kuat dan tangguh. Keyakinan yang seperti apa ? yaitu keyakinan bahwa kita dapat lulus dengan predikat manusia terbaik saat diberi uji dan coba dari-Nya, Allah tidak akan pernah mencampakkan kita, membiarkan kita menghadapinya sendiri, selalu ada pertolongan Allah, walau kadang kita lebih mengharapkan pertolongan manusia. Firman Allah : …… (Mereka berdoa): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir” (Albaqarah : 286). Memang terkadang masalah datang silih berganti, masalah yang satu selesai berganti dengan masalah lain atau bahkan belum selesai malah bertambah. Masalah adalah bentuk kepercayaan yang Allah berikan kepada setiap hambaNya, itu bentuk kasih sayang dariNya, dan semua orang mendapatkan kasih sayang tersebut, jadi bukan hanya kita seorang yang mendapati masalah dalam kehidupan kita, tapi semua manusia! Masalah akan membuat kita bertambah dekat pada Allah, lantas kenapa kita malah lari dari masalah ? mungkin benar, terdengar mudah bila hanya mengatakannya akan tetapi bila masalah dibiarkan tanpa tindakan untuk diselesaikan, sekalipun seperti harus merapikan benang kusut apakah akan terurai begitu saja dengan hanya berdiam diri ? terselesaikan dengan hanya menutup mata ? tentu tidak!.

Allah memberikan kepercayaan kepada masing – masing dari kita, untuk mampu memikul beban sebuah masalah yang bentuknya berbeda – beda pada setiap orang sesuai kadar kesanggupannya Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Albaqarah : 286). Adakalanya kita merasa bahwa beban ini terlalu berat, hingga rasa – rasanya kita tak sanggup memikulnya ? bukannya kita tidak berusaha menyelesaikan persoalan ini tapi sepertinya memang kita tidak sanggup ? lagi ? ingin teriak sekencang – kencangnya, ingin menangis atau bahkan keinginan – keinginan lainnya yang sampai mendzolomi diri sendiri ? na’udzubillahi min dzalik (semoga Allah menghindari kita dari pikiran – pikiran buruk lainnya) . Mungkin keyakinan kita pada Allah yang kurang, mungkin memang kita sudah menerima masalah yang datang dikehidupan kita ini akantetapi kita masih saja mengeluh dan bahkan berprasangka buruk pada Allah bahwa kita tengah diperlakukan tidak adil! Kita harus ingat, bahwa Allah maha adil, seperti sebuah ungkapan yang mengatakan ‘jika matahari adalah suka dan hujan adalah duka, untuk melihat pelangi kita butuh keduanya’ kita tidak akan pernah tahu rasa sebuah kebahagian bila kita tidak merasakan pahit getirnya masalah dan sebaliknya bagaimana kehidupan ini akan dijalani bila melulu bahagia ? jangan – jangan kita akan lupa bersyukur akan setiap ni’mat dariNya hingga akan membuat kita menjadi orang – orang yang lalai ? Katakanlah: “Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?” Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya. Al-Kahfi : 103-104.

 

Iklan

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s