Menjadi Kaya Setelah Membaca !

Kamu miskin ? yakin benar – benar miskin ?! ketahuilah bahwa miskin atau mungkin kaya sekalipun tergantung pada pikiran. Maksudnya hanya dengan mikir kita lantas akan jadi kaya begitu ? Ya ! tentunya pemikiran yang kamu yakini kebenarannya loh! Pemikiran yang tidak main – main, pemikiran nyata senyata – nyatanya, yang membuat kamu pastilah akan sadar – sesadarnya dan memahami kadar sebuah kekayaan. Miskin atau kaya itu seratus persen bahkan seribu persen sebenarnya tidak kembali pada apa yang kita punya atau miliki. Sangat jelas, harta sebanyak apapun yang kamu miliki jauuuuuhhh lebih kecil dibandingkan dengan harta yang tidak kamu miliki. Sesungguhnya, sungguh – sungguh nyata bahwa orang kaya itu adalah orang yang paliiiiing sedikit kebutuhannya, orang yang mampu mengontrol keinginannya, menguasai hasratnya, orang yang tahan godaan saat melewati etalase pertokoan, toko pakaian, tas, atau toko gedget,menahan matanya saat melihat barang – barang online shop, sungguh kamu kaya bila semakin minim hal – hal yang kamu inginkan! Itulah kadar kekayaan seseorang. Jika orang yang paling ‘kaya’ dalam planet ini mempunyai kebutuhan dan keinginan yang lebih banyak lagi, contoh mau beli bulan bahkan lebih banyak lagi keinginan lainnya, maka dia sama saja termasuk orang yang paling miskin. Sementara orang yang paling ‘miskin’ di planet ini tapi adalah orang yang paling minim keinginannya maka sesungguhnya, pasti! Dia adalah orang kayanya.

Sahabatku, sadarilah bahwa bila tolak ukur kekayaan adalah materi, maka sampai kapanpun kita tidak akan pernah kaya. Sebagaimana hal yang pernah terucap oleh Sayyidina Ali,

“Merasa cukup adalah harta karun yang tak akan pernah sirna”. Memang mayoritas kita selalu mengejar apa yang tidak kita miliki, selalu ingin memiliki yang lebih bahkan sampai lupa pada apa yang kita miliki dan tidak mensyukurinya. Yang kita harus sadari adalah jangan sampai diri kita menjadi budak keinginan dan kebutuhan yang terus menerus tercipta dari sebuah obsesi yang malah akan membuat kita stress, minder, bahkan tidak bahagia. Saat ini mari kita sama – sama coba merenungkan fakta – fakta singkat berikut ini seperti yang tertulis dibuku Manicure Pedicure Haticure halaman 38 – 39 dan ditulis ulang dengan sederhana oleh saya.

  • Hal – hal yang terbaik yang pernah kamu alami, apakah hal itu melulu bersifat materi ? bahkan mungkin saking bahagianya kamu saat itu, kamu rela menukarnya dengan segala yang kamu miliki ?
  • Coba sekarang kamu hitung ! semua hal indah yang kamu miliki tetapi tidak bisa dibeli dengan harta, Ayah – ibu, saudara, kasih sayang orang disekitar kita, perasaan mencintai dan dicintai, perhatian orang – orang kepada kita, sebuah senyum dengan ketulusan, sebuah kepercayaan, kenikmatan menjalankan seluruh aktivitas kita sehari – hari; (makan, minum, tertawa), kesehatan jasmani dan rohani. Apa kamu rela bila tubuh kamu dihargai dengan seluruh uang yang ada di bumi ini ?
  • Berapa lama waktu sehatmu dibandingkan waktu sakit ? waktu suka mu berapa lama dibandingkan duka yang mungkin sesekali singgah ? jika kamu hidup, sadarlah bahwa masih bernafas, lapar dan seterusnya.

Jika tolak ukur kekayaan dan kebahagian adalah harta, maka sosok yang semestinya paling berharta adalah nabi Muhammad Saw. Namun lihatlah dia yang hanya makan dengan sebutir kurma, atau hanya nasi dengan garam saja. Mudah untuk rasulullah untuk berharta maka dalam sekejab seluruh dunia berada di bawah kakinya. Tetapi beliau memilih hidup dengan yang seminim mungkin, hanya sesuai kebutuhannya untuk bertahan hidup. Allah berfirman;

“Dan sedikit dari hamba-Ku yang bersyukur”Bersyukurlah, maka itu menjadi indikasi bahwa sebenarnya kamu adalah orang kaya!

Itu merupakan salah satu bagian cerita dari buku yang paling berkesan dan berharga buat saya pribadi, judulnya “Manicure Pedicure haticure” Buku-nya tuh gokil abis, kece badai, syair-nya cerdas dan cadas yang terdiri dari pantun, puisi, essai yang menghibur, menyegarkan, dan mencerahkan. Sayangnya buku ini hanya 108 halaman, saya berharap bisa bertemu penulisnya dan meminta beliau Mosha Alloy untuk menulis lebih banyak lagi dengan ide – ide kratifnya. Banyak hikmah dan pelajaran yang bisa kita renungi bersama setelah membaca buku tersebut, Mosha Alloy banyak mengajak kita berfikir sebelum bertindak dan merenungi setiap tindakan yang telah kita jalani, dengan gaya bahasanya yang santai akan mampu membuat kita seperti terhipnotis mengikuti setiap alur cerita tanpa mau berhenti terus membaca. Penasarankan ? ayo, coba dicari dan segera dibaca bukunya. Selamat menikmati 🙂

Iklan

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s