Kecewa Itu

a-disappointed-cat

Setiap orang pernah merasakan kekecewaan! Mungkin karena penempatan harap yang tak sesuai berada, seberapa yakin pun apa yang kita rasakan, mata kita ini terkadang luput dari cela bila kita telah mengaggap orang lain istimewa dan yang ada padanya adalah terbaik. Jika demikian pantas saja kecewa!. Kekecewaan selalu meninggalkan rasa sesak yang terkadang berbekas karena waktu yang telalu lama untuk bisa lekas ikhlas, tidak ada jalan keluar lain selain memasrahkan seluruhnya pada Allah Azza wa jalla pemilik hati ini, yang pada-Nyalah tempat dibolak – balikkannya hati.

Kekecewaan membawa rasa gelisah yang tiada tara mengusik jiwa, dan kemudian hati menjadi tidak tenang, parahnya lagi menimbulkan dendam. Dendam pada seseorang yang membuat diri kecewa, rasa penerimaan yang buruk terhadap kenyataan. Lagi – lagi kembali berharap! Menginginkan sesuatu pada orang lain yang tak mampu memberikannya kepada kita. Lantas, salahkah sebuah harapan? Tentu tidak bila diiringi dengan pengendalian keinginan dalam diri kita bahwa tidak semua hal bisa kita dapatkan.

kekecewaan itu tidak selamanya beku, dalam batas waktu tertentu akan membuat kita kembali sadar bahwa diri kita lah yang menjadi factor utama terciptanya rasa kecewa itu, sedangkan seseorang yang kita harapkan hanyalah pelampiasan keegoisan akan sebuah keinginan yang tak sesuai harapan. Tidak ada yang bisa memberi kita lebih akan semua hal yang kita inginkan kecuali Allah SWT, pemilik diri kita yang tiada daya dan upaya tanpa hadir-Nya.

Jera dari rasa kecewa seiring waktu akan hilang, kitalah yang menentukan batas waktu itu, sampai kapan kita akan menerima kenyataan, meluruskan sebuah harapan hanya kepada Pencipta kita yang kasih-Nya tiada tara, kemurahaNya tiada musnah, sayang-Nya tak mampu terbilang yang akan menuntun kita pada sebuah kenyataan yang jauh lebih indah dari sekedar harapan kita yang acapkali keliru. Rasa kecewa itu, adalah salah satu bahan untuk intropeksi diri.

 

Jakarta, 11 Juli 2013

 

Batas waktu kecewa dan berharap hanya pada-Nya.

 

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s