Cinta itu, kau

     “Apa kamu mau memberikan jantungmu untukku?”
“Jawab, jangan buatku terus menangis dan merasa sakit seperti ini!” Silla terus tersedu, isaknya menderu, tak tertahankan rasanya, ‘sakit’. Sesak di dadanya bukan lagi karena penyakit ini, asa yang telah luluh lantak bukan lagi karena harapannya yang telah lama mati. Jera! Lelah sudah Silla melawan, kekuatanya telah berada dalam batas akhir. Silla ingin jauh pergi dari lelaki di hadapannya ini. Ruslie, seseorang yang selalu memberi apa yang Silla inginkan, tapi kenapa? Cinta yang diberikan Rusli malah membuat Silla rapuh. Terlalu sulit untuk Silla menerima semuanya. Bagi Silla cinta adalah saling memberi dan dalam sisa usianya ini, tidak ada yang Silla bisa berikan kecuali mungkin kenangan. Kenangan yang akan menyakitkan untuk Rusli, tapi bagi Rusli cinta adalah persembahan untuk yang dicinta tanpa menginginkan cinta itu sendiri.
“Ya, aku tahu jawabmu mungkin sangat mudah untuk kau lakukan! Tapi bukan itu, bukan itu Rusli yang sungguh aku inginkan! Bukan!”
“Aku hanya ingin kau tidak perlu menemaniku lagi, sudah cukup bagiku menerima semua yang kau berikan. Ini sudah lebih dari cukup, maka berhentilah untuk mencintaiku!”
Rusli diam. Satu kata pun tak mampu ia ucapkan, melihat wanita yang paling ia kasihi di dunia ini memohon untuk tidak mencintainya, yang teramat meyakitkan untuk Rusli bukanlah penolakkan itu, tapi rasa sakit yang mendekap erat Silla selama ini.
Silla terus tersedu, terus memohon, Rusli tak mampu untuk menangis, karena kesedihannya sudah seperti api yang membakar dirinya.
***
Berhenti mencintaimu adalah kematian itu sendiri…
Kebahagian bagiku cukup sederhana, dengan mencintaimu….
Biarkan aku tetap bersamamu, maka seluruh penderitaanku berlalu….
Cinta adalah kau……

Iklan

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s