Tanya : Kapan Nikah?

nikah

“Kapan nikah?”

“Bulan May, maybe yess, mybe no!”

Itu iklan basi, dan jawaban klasik yang tidak tepat lagi untuk dijadikan alasan. Jawaban tersebut tidak memiliki rasa optimistic dalam menatap masa depan, padahal hidup ini menurut saya pribadi bukan sebatas dijalankan tapi juga diperjuangkan! Menikah itu perlu perjuangan, setiap kita punya cara sendiri untuk berjuang akan tetapi perjuangan kurang maksimal bila tidak diiringi dengan doa. Doa dan ikhtiar, adalah rangkain yang tidak dapat dipisahkan untuk mengoptimalkan hasil yang insyaallah baik yang bukan hanya dimata manusia tapi juga Allah ta’ala. Doa yang bagaimana? Seterah, Allah Maha Kaya, oya, jangan lupa hadirkan sahabat – sahabat Anda yang juga belum menikah dalam doa Anda, agar malaikat juga mendoakan Anda 🙂

Terkadang pertanyaan ‘kapan nikah?’ menjadi menyudutkan bila diungkapkan pada beberapa orang, contohnya saja; seorang wanita yang sudah cukup umur untuk menikah akan tetapi belum menemukan jodohnya, atau orang yang sudah ingin dan siap untuk menikah tapi belum juga dipertautkan dengan belahan jiwanya. Menyudutkan? Ya, mungkin yang bertanya tidak bermaksud demikian akan tetapi lain rasanya bagi si penerima pertanyaan terlebih lagi bila seorang wanita yang sensitive. Sebenarnya mungkin pertanyaan ‘kapan nikah?’ adalah pertanyaan sekedar dalam keingintahuan biasa yang ditujukkan seseorang atau wujud sebuah kepedulian, dan jika demikian seharusnya bisa dirubah menjadi sebuah kata penuh doa “semoga lekas dipertemukan jodohnya, bagi yang belum menikah!” dan untuk si penerima pertanyaan buatlah jawaban yang tidak menunjukkan rasa pesimis dalam penantian, bisa dengan membalik pertanyaan dengan minta sebuah doa dari si penanya. Atau jawaban seperti ini;

A: “Kapan nikah?”

B: “Hhm, Allah Maha Tahu kapan waktu yang tepat dan terbaik”

A: “Siapa pacarnya?”

B: “Gak punya pacar!”

A: “Loh? Katanya mau nikah?”

B: “Serahkan pada Allah, niatkan pernikahan itu untuk menggapai ridha-Nya. Insya Allah beres! Optimalkan Ikhtiar sempurnakan dengan doa. Mohon doanya ya?”

Iklan

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s