Adab Tidur part II : Bangun dan Tidur

tidurKetemu Bantal Molor. Rasa capek memang seringkali menjadi alasan sebagian orang untuk terjun bebas ke kasur. Menghempas lelah, membuang penat dan menenangkan hati dan pikiran setalah sebelumnya bergulat pada aktivitas harian. Kalau tidak bisa merem paling merenung, dari mengenang sampai menghitung – hitung untung atau buntung lebih banyak kebaikan yang dilakukan atau sebaliknya keburukan yang lebih banyak dilakukan dihari ini. Perlahan tapi pasti, dari mata yang terbuka lebar lama – kelamaan merem melek antara ngantuk dan masih ingin terjaga karena nangung tadi lagi ngitung! Mungkin kita lebih sering lupa kalau mau tidur harus baca doa, maka-nya sering mimpi buruk. Buruk sekali.. ! Rasa nya doa sebelum tidur ini bismikallahumma ahya wa amutu (Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan mati) tidak terlalu sulit untuk dilafazkan hanya saja terkadang kebablasan.

Hudzaifah r.a. dan Abu Dzarr keduanya berkata : Adalah Rasulullah saw. jika akan tidur membaca : bismikallahumma ahya wa amutu (Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan mati), dan apabila bangun tidur membaca ; alhamdulillahil ladzi ahyana ba’da ma amatana wailaihin nusyur (Segala puji bagi Allah yang menghidupkan aku kembali setelah mematikan aku dan kepada Allah akan bangkit). (Bukhari)

Doa ini paling dihafal anak – anak TK, terlebih lagi mereka yang dipaksa atau lebih tepatnya dididik terbiasa untuk tidur sendiri di kamarnya. Biasanya hal ini dilakukan untuk meredam ketakutan mereka tentang mimpi buruk sesuai dengan ajaran sang guru yang wajib di gugu dan ditiru. Walaupun ada guru yang lebih suka ditakuti atau ditaati secara patuh tanpa tuntutan atau banyak pertanyaan dari anak muridnya. Ya seperti ‘kalau tidak baca doa maka akan mimpi buruk’ mungkin seharusnya kalimat itu berbunyi ‘Allah akan melindungi kita sampai terbangun’. Itu lah salah satu pendidikan yang tengah ng-tren saat ini system takut – menakuti, maka jangan salahkan bila banyak manusia sekarang yang tidak cukup berani untuk bermimpi.

Tidur juga bukan asal rebahan, tengkurep, atau anda punya gaya lain, mungkin gaya bebas? Tapi Inilah gaya tidur Rasulullah sesuai dengan penuturan Abdullah bin Zaid ra, sesungguhnya ia melihat Rasulullah saw berbaring terlentang di mesjid sambil meletakan salah satu dari kedua kakinya di atas kaki yang lain. “(Muttafaq ‘alaih) HR. Bukhori dan Muslim.

Posisi tidur rusuk kanan sebagai tumpuan sesuai yang telah diajarkan nabi tercinta Muhammad sallahu ‘allaihi wassalam ini banyak mengandung manfaat terlebih lagi dari sisi kesehatan diantaranya;

  1. Mengistirahatkan otak sebelah kiri. Kenapa otak kiri? Karena bagian kanan adalah otak yang mempersyarafi organ tubuh sebelah kiri begitupun sebaliknya, Mengurangi beban jantung.
  2. Tidur miring ke kanan membuat jantung tidak tertimpa organ lainnya. Hal ini disebabkan karena posisi jantung yang lebih condong berada di sebelah kiri. Tidur bertumpu pada sisi kiri menyebabkan curah jantung yang berlebihan, karena darah yang masuk ke atrium juga banyak yang disebabkan karena paru-paru kanan berada di atas. Sedangkan paru-paru kanan mendapatkan pasokan darah yang lebih banyak dari paru-paru kiri.
  3. Mengistirahatkan lambung, Jika seorang tidur kesebelah kiri maka proses pengeluaran chime ( makanan yang telah dicerna oleh lambung dan bercampur asam lambung ) akan sedikit terganggu. Posisi ini juga akan menyebabkan cairan usus yang bersifat basa bias masuk balik menuju lambung dengan akibat erosi dinding lambung dekat pylorus.
  4. Manfaat tidur posisi sebelah kanan lainnya adalah Meningkatkan waktu penyerapan zat gizi. Saat tidur pergerakan usus menigkat. Dengan posisi sebelah kanan, maka perjalanan makan yang telah tercerna dan siap di serap akan menjadi lebih lama, hal ini disebabkan posisi usus halus hingga usus besar ada dibawah. Waktu yang lamam selamat tidur memungkinkan penyerapan bias optimal

Mungkin masih banyak lagi manfaat dari tata cara tidur yang diajarkan oleh Nabi Muhammad saw kepada umat yang amat dicintainya, Nabi pembela bagi orang – orang yang berbelas kasih pada sesama, Nabi yang berjalan berdampingan dengan ummatnya yang memuliakan hak anak – anak yatim, nabi Muhammad pula yang menguasai telaga surga yang airnya dapat menghilangkan rasa haus beribu tahun lamanya. Subhanallah, islam itu agama sempurna yang terjaga sampai akhir masa, karena Allah sebaik – baiknya Penjaga, islam itu agama rahmatan lil’aalamin segala tata cara ada sampai kedetail – detailnya. Islam itu agama penuh cahaya yang menuntun manusia dari lorong gelap tanpa lentera menuju Nur Allah yang Maha Indah, bagi manusia yang Istiqomah menjalankan syari’at –Nya.

Terbangun dari mimpi buruk memang menguras tenaga! Seperti berusaha lari sekencang – kencangnya dari kejaran setan dan setelah berhasil bangun bukan hanya mengejutkan diri sendiri tapi juga orang lain pasalnya reaksi dari takut keluar menjadi teriak – teriakan. Mungkin efek dari mimpi yang amat menyeramkan, yang terkadang mimpi teramat nyata hingga dapat merasakan sakit dalam mimpi seperti benar – benar nyata! Dari jabir dari Rasulullah saw, beliau bersabda: “Jika seseorang dari kalian melihat mimpi yang tidak ia sukai, hendaklah ia berludah ke sebelah kirinya tiga kali lalu memohon perlindungan kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk (yakni membaca Ta’awwudz) sebanyak tiga kali, kemudian kembali ke posisi tidur di atasnya tadi (yakni kalau tadinya miring ke kiri hendaklah beralih ke kanan atau sebaliknya) HR.Muslim

Yukh.. mari tidur! Udah malam ikan bobo…(korban iklan). Etz, tinggalkan kebiasaan menghitung domba yang sering dilanda galau kalau belum tidur, lebih baik mengikuti ajaran – ajaran nabi Muhammad yang membawa banyak manfaat.

Iklan

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s