Belajar! Bertambah Beriman

Hai orang-orang beriman apabila kamu dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majlis”, Maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu”, Maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. (Al – Mujadilah: 11).

Dalam ayat ini, meninggikan beberapa derajat menunjukan keutamaan dan mencangkup  ketinggian ma’nawi di dunia dan kehidupan akhirat yang telah dijanjikan oleh Allah SWT didalam surga. Bahwa belajar begitu penting dan dimuliakan di sisi Allah, dengan belajar manusia akan lebih baik menjalani hidupnya dan dapat mencapai kesempurnaan akhlak dan mejadi hamba – hamba yang taat kepada Rabb – Nya. Bukankah kita hidup dalam ketaatan kepadaNya. Hidup dan mati kita milik Allah, Dia Sang Penguasa Alam menitipkan kehidupan kepada kita jadi hendaknyalah kita selalu berproses kearah yang lebih baik dengan belajar banyak hal; kehidupan, alam dan diri kita agar bertambah taat kita padaNya.

Dari Abu Darda’ radiallahu anhu, dia berkata : saya telah mendengar rasulullah salallahu alaihi wasallam bersabda :

            “Barang siapa yang menempuh jalan untuk menuntut ilmu/ belajar  maka Allah memudahkan baginya jalan ke surga. Dan sesungguhnya malaikat membentangkan sayapnya untuk orang yang menuntut ilmu karena karna puas dengan apa yang diperbuatnya, dan bahwasannya penghuni langit dan bumi sampai ikan yang ada di lautan itu senantiasa meminta ampun kepada orang yang pandai. Kelebiahan si ‘alim terhadap si ‘abid adalah bagaikan kelebihan bulan purnama terhadap bintang – bintang yang lain. Sesungguhnya ulama itu adalah pewaris para nabi dan bahwasannya para nabi itu tidak mewariskan dinar dan dirham (kekayaan duniawi) tetapi para nabi mewariskan ilmu pengetahuan, maka barangsiapa yang mengambil (menuntut) ilmu/ belajar maka ia telah mengambil bagian yang sempurna.[1].

            Sebagaimana yang telah dipaparkan Qardhawi (1989) mengutip hadist riwayat ibnu ‘Ashim dan Thabrani menyatakan: “Wahai sekalian manusia. Belajarlah! Karena ilmu pengetahuan hanya didapat melalui belajar.” [2]

Bahwasannya belajar itu suatu keawajiban dalam agama islam. Melalui itu Allah meninggikan derajat hamba Nya yang tinggi bagi yang sungguh – sungguh menjalankannya Belajar merupakan pendekatan diri paling mulia yang dilakukan seorang hamba kepada Tuhannya dan menjadi bentuk ketaatan paling menonjol yang dapat mengangkat kedudukan seorang muslim serta meninggikan derajatnya di sisi Allah subhanahu wa ta’ala. Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi umat muslim, menuntut ilmu, berfikir dan mentafakuri serta memerangi diri dari kebodohan   adalah sikap tegas yang harus di hadapai dan dilaksanakan dengan sebaik  – baiknya. Allah telah menjelaskan bahwa ilmu akan bermanfaat bagi pemiliknya pada hari kiamat kelak yaitu salah satunya, ilmu yang diikhlaskan oleh seorang hamba kepada Tuhannya semata – mata guna mendapatkan ridho Nya.


[1] Diriwayatkan oleh Abu Daud pada nomor 3641 dalam kitab ilmu

[2] `Tohirin, “Psikologi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam” 2005

Iklan

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s