Kata kan padaku bahwa ini hanya mimpi

Nyatakah ini? Atau kemarin hanya sebuah mimpi? Aku menyadarkan diriku sendiri!!? Mengapa mimpi begitu perih dan kenyataan jauh lebih menyakitkan? Memang terkadang untuk dapat menyadari sebuah kenyataan yang kadang tak sejalan diperlukan keberanian untuk dapat menerima bahwa kenyataan yang ada adalah benar nyata! Seperih atau sesakit itu. karena sekali lagi kita tak mungkin terus – terusan hidup dalam mimpi, mungkin memperjuangkan mimpi dalam kehidupan kenyataan bukan lantas tidur dan membungun kenyataan dalam mimpi. Terkadang kita mungkin bermimpi hingga kadang tak menyelaraskannya dalam kenyataan sehingga pabila kita dihadapkan pada kenyataan yang jauh dari impian maka kita merasakan yang namanya ‘kesakitan’ atau sebuah perasaan yang membuat dada sesak untuk bernafas, otak begitu keruh untuk berfikir dan hati terasa hampir – hampir hilang asa.
Gerimis mempercepat kelam…
Semakin suram ku lihat hari tenggelam…
Menutup mata ini untuk menyadari bahwa..
Habis gelap pastilah timbul terang….
Malam terangkai gemintang….
Menembang nyanyian kesedihan…
Biar hilang segala kenangan….
Tak pupus harap angin Timur kembali
Menerbangkanku membawa impian menjadi kenyataan….

Iklan

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s