Berfikir Sebelum Bertindak

Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang Fasik membawa suatu berita, Maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu. 1. QS. Surat ke 49
Sesungguhnya Allah Maha mendengar lagi Maha mengetahui, bahwasanya manusia hendaknyalah tidak mendahulukan prasangkanya sebelum telah jelas dan dapat membedakan mana yang hak dan bathil terlebih dahulu, hendaklah manusia menggunakan akalnya dan banyak berfikir sebelum melakukan tindakan – tindakan yang mungkin akan ia sesali dikarenakan apa yang diperbuatnya tanpa pemikiran matang yang malah akan berdampak negative bagi diri ataupun orang lain. Terlebih lagi dalam ayat ini telah ditegaskan ‘jika datang kepadamu orang Fasik membawa suatu berita, Maka periksalah dengan teliti’ ini termasuk dalam kalimat perintah (menurut saya,) supaya manusia memprihatikan dan meneliti setiap berita yang datang menghampirnya bukan asal menerima dan menelannya mentah – mentah, terlebih lagi dari seseorang yang diragukan dalam ucapan dikarenakan tidak selaras dengan tindakannya, seharusnya dengan akal yang telah Allah anugrah kan kepada kita sebagai salah satu nikmat tak terhingga kita wajib menelaah setiap hal hingga dapat di uji kebenarnya berdasarkan Al – Qur’an dan Hadits artinya tidak berselimutkan kebohongan. Akan tetapi mana mungkin kita dapat menyerap dengan baik setiap kabar ataupun pengetahuan baru yang masuk sedangkan ada problem dalam penalaran kita, amat penting bahwasannya akal yang dianugrahkan Tuhan Yang Maha Esa kepada manusia dapat dipergunakan sebaik – baiknya, dengan akal yang sehat yang artinya akal yang mampu secara baik menuntun pada pokok pikiran yang tidak menjerumuskan atau pemikiran yang tidak sesuai ajaran islam, menuntut kita pada keputusan yang hak, pengambilan keputusan dalam bertindak dengan tidak tergesa – gesa yang kadang malah menimbulkan masalah diatas masalah. Jika dihubungkan dengan keadaan umat pada masa sekarang yang cendrung mengalami pendangkalan akal yang berakibat mudah dipropokasi atau adu domba anatar induvidu yang satu dengan yang lain atau kolompok yang satu dengan kelompok yang lain itu adalah akibat dari terganggunya pikiran kita atau akal kita yang tengah sakit yang cendrung mengikuti aliran air tanpa membendung sampah – sampah yang ikut terseret dalam aliran air itu tidak menyaring atau pilah – pilah mana yang telah jelas ketetapnnya dan mana yang masih abu – abu, jelasnya banyak diantara kita sekarang yang tak mampu mempergunakaan akalnya dengan sehat hingga dengan mudah seolah menjadi kerbau yang dicocok hidungnya. Sebagai salah satu wujud syukur manusia kepada Tuhannya, kita wajib mempergunakan sebaik mungkin akal pikiran kita berdasarkan Al – qur’an dan Al – Hadits tidak terseret pada lubang nafsu yang sampai kapanpun menginginkan kerusakan – kerusakan. Manusia yang semakin lemah dalam berfikir akan mudah untuk di ajak keluar jalur kebenaran dan disesatkan dengan pikiran – pikiran yang tergeser dari nilai – nilai agama islam. Dengan akal yang sehat manusia menjadi pribadi – pribadi yang tangguh hingga dapat mengemban tugas mulianya di bumi Allah sebagai khalifa yang dapat menata alam semesta.

Iklan

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s