Seberapa penting al – qur’an bagi kita??

Al qur’an adalah kitab agama yang membawa kesempurnaan. Pokok agama dan ruh wujud islam segala konsep tertuang didalamnya, tata cara ibadah, akidah islam, tuntutan akhlak, akidah agama juga pokok – pokok legislasi dan hukum tentang mana yang haram dan yang halal semuanya telah jelas, hingga bagaimana kita mengamalkannya seoptimal mungkin.

“…….. dan kami turunkan kepadamu Al – kitab (Al qur’an) untuk menjelaskan sesuatu” (An – Nahl : 89)

Al – furqan datang membawa petunjuk bagi setiap insan agar tetap berjalan pada kehidupan yang benar dan lurus. Kebenaran yang datang dari sisiNya, sumber kekuatan bagi setiap hamba-Nya dengan rachmat dan cinta kasih Nya. Dipersembahkan bukanlah untuk Muhammad saw saja yang merupakan manusia mulia lagi sempurna akhlaknya, atau ditunjukan untuk sebagian manusia saja sementara yang lainnya dibiarkan tersesat begitu saja, tidak juga datang hanya pada kalangan rasional dan membuat kalangan irasional terdampar pada ketidakberdayaan, tidak juga hanya merasuk pada hamba – hamba yang berorientasi pada ke Tuhan an dan membiarkan mereka yang matrialis hampa tanpa cahaya. Al – Quran adalah kitab / pedoman bagi seluruh manusia tanpa pengecualian. Universal, terbuka bagi hamba – hambaNya yang terus mencari jalan Tuhan yaitu jalan kebenaran dan makna kehidupan yang abadi yang kekal di sisi Nya.

Allah SWT memberikn peringatan pada semesta alam (At – Takwir 27) melalui kitabNya, kalamullah yang suci lagi disucikan, tidak sulit bagi manusia untuk memahami al – qur’an untuk dijadikan pedoman hidup bagi orang – orang yang berfikir. Kalimat – kalimat yang tertuang didalamnya adalah suara Tuhan, memberikan penjelasan dengan sejelas – jelasnya tanpa panjang lebar, tidak berbelit – belit atau bertele – tele sehingga manusia tidak akan kesulitan untuk memahaminya. Substansi dalam setiap kalimatnya jelas membawa pencerahan dan pemahaman, kandungan al – qur’an mudah dipahami akal dan merasuk pada hati setiap insan, keindahannya memberikan kesejukan, hukum – hukumnya secara lengkap dan detail memberikan yang terbaik dari yang terbaik, rahasia – rahasianya dapat dipahami serta ayat – ayatnya dapat ditadaburi. Allah tidaklah menyulitkan manusia dalam memahami al –qur’an, setiap manusia dapat mengambil pelajaran dari sisinya.

Mengenai ke absahan dan keaslian al – qur’an tidaklah ada yang perlu diragukan lagi. Keorisinalitasnya, jelas karena Allah lah yang menjamin pemeliharaannya tidak membiarkan seorang manusiapun terepotkan dengan pemeliharaannya, tidak seperti pada kitab – kitab yang lainnya yang hanya dipelihara oleh umatnya yang menerima hingga kita – kitab tersebut telah terkontaminasi oleh pikiran – pikiran liar manusia, Al – qur’an terjaga dari tangan tangan jail dan pikiran nakal dari manusia tidak seperti Taurat, injil dan kitab lainnya yang telah terasuki oleh filsafat, pemikiran – pemikiran dangkal manusia yang tidak ada apa – apanya disisi Allah al – Hak.

Al – qur’an berasal dari Allah secara lafal maupun makna, wahyu yang diberikan kepada Rasul dan Nabinya yang terakhir yaitu Muhammad saw melalui wahyu yang jelas yang Allah menugaskan Jibrial as untuk menyampaikan wahyu kepada Rasulullah bukan melalui jalan lain atau cara lain seperti mimipi inspirasi jiwa ataupun ilham.

Al – Qur’an adalah mikjizat terbesar yang diberikan kepada Muhammad saw walaupun sebenarnya masih banyak dan tidak bisa di jabarkan satu persatu mukjizat lainnya yang diberikan Allah pada kekasihnya itu.

Pertanyaannya. Seberapa penting al – qur’an bagi diri kita hingga lebih sering kita mencampakkanya?? dari pada mentadaburinya? padahal kita dapat memanagement konfilk kehidupan kita melalui Al – Qur’an

_Mesti Farah_

Iklan

Satu pemikiran pada “Seberapa penting al – qur’an bagi kita??

  1. Assalaamu ‘alaykum….lagi blogwalking, iseng mampir kemari, eh…ternyata tampilannya lebih fresh sekarang. (thumbs up)

    Sebelum komentarin tulisanmu, ada hal yang perlu saya sampaikan dulu : saya bukan penulis, tidak produktif dalam menulis, dan tulisan tangan saya jelek (T_____T). Tapi satu hal, saya suka membaca. Maka komentar yg saya beri adalah dari sudut pandang pembaca biasa (bukan kritikus ulung lho ya).

    Di paragraf awal, ada kalimat yg kurang tepat yaitu “tuntutan akhlak”. Menurut saya, yang lebih pas adalah “tuntunan akhlak”. Sebab, Al Qur’an berisi pedoman atau bahasa lainnya “tuntunan”…walaupun kaum muslimin diberi “tuntutan” untuk bisa mengamalkannya.
    Beda taste-nya…semoga bisa ditangkap apa yang saya maksud.

    Kemudian ada pengulangan kalimat berbeda, namun maknanya ya itu-itu juga yaitu di kalimat “akidah islam” dan “akidah agama”; “keabsahan” dan “keaslian”. Mungkin maksudmu adalah untuk penekanan, tapi jadinya …pengulangan itu, rada mubadzir gitu, he,he.

    Selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah penggunaan imbuhan, dan gabungannya dengan kata serapan dari bahasa asing. Contoh : Keorisinalitasnya–>ini kurang tepat; yg lebih tepat–>Keorisinalitasannya.

    Terakhir, dan ini yang paling penting adalah…baca aja disini ya : http://abumushlih.com/untuk-para-penulis.html/

    Overall, tulisannya inspiratif kok. (thumbs up lagi :D)

    Itu aja yang bisa saya komentarin, mohon maaf kalo ada kalimat yg kurang berkenan dan “sotoy” (he,he). Gak setiap kritik harus diterima, dan saya dgn senang hati kalo komentar ini dikritik balik (counter attack) oleh kamu.

    Baarokallahu fiik.

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s