Bersyukur Bukan Kufur Nanti Jadi Takabur…

Bukankah kita semua sepakat?! Uang nggak bisa beli kebahagian!. Yaudah buang jauh – jauh pikiran atau bahkan bersikap kalau kita akan jauh lebih bahagia punya banyaaaaak uang. Memaaaang sih! Dengan uang kita bisa beli apapun yang kita mau! Contohnya, membeli semua yang ada di mall bahkan membeli mall nya sekalian. Menggiurkan sich,,,! ada tapi nya nie, bahwa itu hanya akan memberikan kebahagian sesaat hingga kita mungkin tersesat. Ya, semu! Mau? Karena eh karena kebahagian yang sebenar – benarnya kebahagian nggak perlu tuch mengeluarkan banyak uang bahkan terkadang tidak memerlukan uang sepeser pun! Bahkan saking murahnya kebahagian bisa kita ciptakan kapanpun kita mau. Jadi inget deh..! Tumben bisanya lupa? Apa yach?
Oh ya sebuah cerita bahwa, ada seseorang yang memiliki cita – cita ingin memiliki banyak uang. Uang yang sangat banyak yang ia inginkan sampai – sampai! Nyampe..! ia rela membayarnya dengan sebuah penyakit. Dengan lugunya ia berfikir, bahwa sebagian uang yang ia miliki nantinya akan ia gunakan untuk dirinya berobat, sedangkan sisanya akan ia gunakan untuk membeli kebahagian! Tidak berapa lama kemudian, impian nya itu menjadi kenyataan. Ia menjadi beruang! Gak pake madu yach! Lho..? bahkan ia menjadi orang yang sangaaaaat kaya raya. Tetapi kemudian mendadak ia diserang penyakit mematikan. Penyakit yang sangat sulit disembuhkan, pengobatan yang harus dilakukan memerlukan banyak uang. Akhirnya dengan uang yang ia miliki ia berusaha mengobati penyakitnya akan tetapi ia malah merasa bertambah payah dan buruk dengan keadaannya padahal ia telah mengeluarkan semua uang yang ia miliki untuk berobat tetapi penyakit yang ia derita tak kunjung sembuh. Setiap harinya ia selalu didera rasa sakit, hingga makan tidak enak, tidur apa lagi! Sampai ending nya ia meninggal dengan membawa penyesalan mendalam. Kasihan yach..!
Hakikatnya, kebahagian terbesar tercipta dari diri yang mampu mensyukuri apa yang ia punya bukan malah merasa selalu kurang dengan apa yang sudah ia miliki. Benarkan, kebahagian itu timbul dari hati!. Bukan semata apa yang kita butuhkan terpenuhi. Males jalan kaki mau naik mobil, ada. Mau belanja tinggal gesek. Mau makan tinggal teriak…’pelayaaaaann!…’ itu mah lebah! Aduh, maksudnya lebay…!bahkan lagi nich yach…!
“Hewan – hewan yang ada di sekitar kita lebih berbahagia daripada kita, manusia. Padahal seharusnya kebahagian itu juga dapat dinikmati oleh manusia. Tetapi kenyataannya, di alam modern ini manusia tidak dapat menikmati hidup dan kini samakin tampak…” (Bertrand Russell)
Aduh! Orang itu sampai bicara begitu. Kenal tidak siapa Bertrand Russell. Saya juga belum kenalan sich,,!hehe. Setau saya beliau adalah sahabatnya Albert Einstein, seorang filsuf dan ahli matimatika juga pernah menerima Nobel Sastra pada masanya. Lho, jadi ngomongin orang tapi daripada ngomongin hewan?! Gak dua – duanya juga dhe. Yaa, ambil yang buruk terus buang!
Truzzzzz……apa kita rela melihat hewan lebih bahagia daripada kita? Lebih unggul daripada kita? Coba pikirkan saja sendiri!. Kembali saja pada hakekat kebahagian. Kan kuncinya ‘syukur’. Kalau boleh, saya ingin memberitahu bahwa Allah memberikan nikmat kepada seluruh makhluk-Nya, sampai manusia tidak sanggup menghitung nikmat yang telah Allah berikan padanya. Kita kudu.mesti.harus.wajib. bersyukur kan! Kalau mau Allah menambahkan kebahagian dengan nikmat – nikmatnya.!pastinya lah!maka berdoa lah bukan berkeluh kesah ria…
“Dan Dia telah memberikan kepadamu segala apa yang kamu mohonkan kepada-Nya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, manusia itu sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).” (Q.S. Ibrahim : 34)

Semoga kita dapat menjadi hamba yang selalu bersyukur bukan malah yang kufur akan segala nikmat.. Jadi ingat! Sepenggal puisi yang sungguh memikat dari Mosha Alloy yang sungguh hebat….ayo kita babat sambil liat terus sikat hingga kita makin giat jadi hamba yang taat…

Ya Allah jiwa raga sungguh tak kuat
Tak kuasa mensyukuri semua ni mat
Tiap hari selalu merasakan berkat
Bangun tidur kepala baru kuangkat
Sudah tenggelam dalam lautan Rahmat…..

Iklan

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s