Beruang atau Beruntung???

Uang. Kata itu menjadi satu rangkaian huruf yang penuh nilai. Siapapun mengingatkan bahkan membutuhkan, dari nilai 50 rupiah sampai 100 ribu an. Ayo, angkat tangan keatas yang tidak mau dikasih uang? Tuch kan!? Pasti gak ada! Ironisnya, bahwasannya karena uang manusia bisa jadi bintang. Gak percaya? Seharusnya emang gak! Tapi memang begitu adanya! Gak ngada – ngada! Terkadang manusia yang beruang suka menindas si miskin yang tak beruang. Atau mereka yang tak beruang suka gelap mata ingin menjadi beruang.

Harta. Saya mengibaratkannya seperti seekor ular, yang mengandung bisa sekaligus penawarnya. Penawarnya adalah manfaat – manfaatnya dan yang merusak adalah bisa nya itu sendiri. Artinya, kita mesti paham ilmu per-ular-an. Lho kok? Etz. Maksudnya,orang yang mengetahui manfaatnya harus menghindari apa yang membahayakan dan berusaha mengambil manfaat itu sebanyak – banyaknya.

Uang dan harta yang kita miliki seharusnya bisa membantu kita mengarungi kehidupan yang mulia dan bahagia di akhirat kelak bukan malah sebaliknya, harta dan uang itu membuat kita lebih hina dari binatang. Malah Allah SWT mewajibkan setiap hamba-Nya untuk bekerja mencari rezeki agar dengannya ia bisa terbantu untuk menjalankan ketaatan kepada-Nya.
“Dan, carilah karunia Allah dan ingatlah Allah (sebanyak – banyaknya) supaya kamu beruntung” (Q.S. Al – Jumu’ah :10)
Ayo siapa yang mau beruang atau beruntung? Gak usah angakat tangan. Saya dah tau! Pasti semuanya mau!.
Masalahnya sekarang!? Tidak semua orang di dunia ini bisa jadi beruang. Yaiyalah, bisa – bisa gak ada tuch yang namanya orang miskin dan gak akan pernah ada orang kaya. Yang ada apa dunk? Adanya si kaya karena adanya si miskin dan adanya si miskin karena adanya si kaya. Coba kalau orang kaya semua? Mungkin mereka semua akan gila karena bingung mau ngebagi hartanya?! Atau kalau orang miskin semua? Bisa tambah gila.
Dan yang paliiiiiiiiiiing penting..,,.ting….ting…!!! Bahwa anda, saya, dan kita semua. Berfikirlah…! Bukankah pemikiran yang kita yakini kebenarannya akan menarik kita pada kenyataan?!. Jadi gini lhooooo… kaya atau miskin seratus persen dagh, sebenarnya tidak kembali pada apa yang kita miliki. Jelasnya, harta sebanyak apapun yang kita miliki jauh lebih kecil dibandingkan dengan harta yang tidak kita miliki. Sesungguhnya, sungguh….! Orang yang kaya adalah orang yang mampu memiskinkan keinginannya, semakin sedikit hal – hal yang ia inginkan semakin kayalah ia. Mari kita berandai…! Bukan bernyanyi,..!! jika seseorang yang paling kaya di planet bumi ini mempunyai kebutuhan dan keinginan yang lebih banyak lagi, maka dia sama saja termasuk orang yang paling miskin. Sementara orang yang paling miskin di planet mars ini, eh salah ketik! Bumi maksudnya adalah orang yang paling minim keinginanya maka sungguh. Bener. Sumpah. Dia adalah orang yang paling kaya. Gimana? Alhamdulillah kalau paham dan kalau gak?! tolong y!!! tolong..!!! TOLONG di baca lagi..!!!hehe

Sekarang saya mau menganjak anda ke realita kehidupan! Dan mengajak anda merenungkan! Coba.. dibuka lagi buku kenangannya, di ingat – ingat lagi hal – hal yang pernah terjadi pada diri kita, saya yakin tepatnya pasti bahwa hal – hal terbaik itu bukanlah semata bersifat materi… bahkan mungkin kebalikannya, sebegitu penting dan bernilainya hingga kita bisa jadi tidak akan rela menukarnya dengan uang ataupun harta lainnya. Dan coba bercermin! Dan mulai lah berhitung… 1..2…3… eeeh, bukan itu maksudnya. Berapa banyak hal indah yang kita miliki tetapi tidak bisa dibeli dengan uang ataupun harta! Lihatlah ayah ibu anda, saudara – saudara anda, suami anda, istri anda, anak – anak anda, kasih sayang orang – orang di sekitar anda, kebahagian anda ketika tertawa bahkan kesedihan anda ketika anda menangis?! Relakah kita? Menjual nya?

Dan saya berharap pada Allah semata bahwa setelah membaca artikel ini! Anda menjadi kaya!!….Aamiin…….

***

Iklan

4 pemikiran pada “Beruang atau Beruntung???

  1. aamiin..do’anya. Mudah2n bisa jd orang kaya beneran 🙂
    Tapi lebih penting mah kaya hati daripada kaya harta, tapi pelit tak mau berbagi dengan sesama. tul gaa..
    syukron ya ukhti..

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s