Tukang Sol Sepatu

Sore ini cerah, walaupun masih ada sisa – sisa hujan sejak pagi tadi yang terus berderai hingga siang hari, hujan yang cukup lebat beserta kilat. Langit kembali bersinar walau awan masih keabu – abuan. Bau tanah bercampur daun kering basah masih menyengat, lalu lalang kendaraan ramai, tak seperti biasanya, pun ramai dengan para pejalan kaki, orang – orang  yang mungkin sebelumnya tertahan di dalam rumah atau kantor karena hujan. Begini pulalah rasanya keluar dari kantor setelah seharian tadi bergelut pada rutinitas pekerjaan yang sedikit bayak membuatku bosan. Setelah keluar kantor rasanya sedikit bebas dari beban pekerjaan ? bahkan sesekali aku merasa seperti balik lagi ketika waktu sekolah yang menantikan bel berbunyi pertanda untuk pulang,  aku pirkir bukan hanya aku saja yang merasakan hal seperti itu ? paling tidak setiap orang pernah merasakannya. (Tidakkah kau demikian ? )

TUKANG SOL SEPATU Baca lebih lanjut

“Que Sera-sera”

d70cf345ad69645cccfe4228fac583a2Pertama kali mendengar lagu “Que Sera-sera” entah kenapa sangat sedih, pasti karena liriknya. Dan karena gadis kecil itu bertanya pada ibunya,  akan menjadi apa?. Pertanyaan seperti itu tak pernah sekalipun aku tanyakan kepada ibuku, Ya, lagu ini mengingatkanku pada ‘ibu’. Ya, lagu ini bukan gambaranku sewaktu kecil. Walaupun aku atau mungkin kebanyakan anak di dunia ini pun memiliki pertanyaan itu dalam hatinya.

When I was just a little girl, (Saat aku menjadi gadis kecil)
I asked my mother, “What will I be? (Aku bertanya pada ibuku, aku akan menjadi apa?)
Will I be pretty? (Akankah aku menjadi cantik?)
Will I be rich?” (Akankah aku menjadi kaya?)
Here’s what she said to me: (Inilah yang dia katakan padaku)
“Que sera, sera
,

Baca lebih lanjut

Mencintaimu, satu hari lagi

a68b51cf56ec22597eb10daf0ac38f8b 
Semakin menjauhimu, semakin membencimu, terasa sangat menyakitkan
Waktu tak mampu menghapus dirimu
Setiap malam aku ingin melupakanmu, tapi ketika pagi datang aku mencarimu lagi
Aku menerima sisksaan ini, cinta yang kubuang tak bisaku ambil lagi
Karena walau bagaimanapun juga, takdir tak membersamai kita

 Baca lebih lanjut 

Aku si batu bata merah yang kuat !

d8de5d1fa8d96943646d886f11b03087

Aku tak mampu menatapnya? Andai hatiku pun mampu demikian, mungkin tak jadi begini akhirnya. Dia terus saja berkata, mendung di wajahku dihapusnya perlahan.

“Seperti halnya batu bata merah yakinlah seberat apapun ujian kehidupan yang kamu terima, Tuhan tidak pernah menguji hamba-hambanya di luar batas kemampuan. Tidak boleh putus asa, tidak boleh menyerah di tengah jalan. Aku tahu kamu tidak akan, semuanya harus dihadapi, semua ujian hidup ini. Jika kita tidak pernah diuji, lalu bagaimana seseorang bisa merasakan kesakitan dan kesabaran?”

Baca lebih lanjut

Bersinar dihatiku

47c196b6727c5d453366c0293b638af0

Aku berada di sini, membawakanmu setangkai bunga matahari. Menatap lekat – lekat takdir saat mengharuskan kita terpisah. Setiap kenangan, terlalu dalam sehingga seringkali membuatku sulit bernafas. Aku tidak ingin menangis di pusaramu, haruskah aku tersenyum seperti ini? Senyum yang hanya ku persembahkan kepadamu…..

Baca lebih lanjut

Ingin Menikah dan Restu Ibu

Bismillah,

Saya awali tulisan kali ini dengan segala puja dan puji hanya untuk Allah subhanahu wa ta’ala, yang dari-Nya lah segala sesuatu bermula, dan atas Rahmat dan Rahim-Nya semuanya bermakna. Termasuk apa yang ingin saya tuliskan saat ini, semoga bisa menjadi pelajaran serta pengajaran bagi semua terlebih lagi saya yang masih sangat perlu untuk terus belajar, setiap hal dalam dunia ini mempunyai makna lewat kata maupun realita.

 images (2)

“Dan Sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. mereka Itulah orang-orang yang lalai.” (Al-A’raaf 179).

 

Baca lebih lanjut