Menunggu Kebahagiaan

2c04453134d7efe3d5f781e6011d5818Adakah yang Anda tunggu hari ini ? atau malah ada yang sedang menunggu Anda ?. Sebagaian dari kita ada yang berharap waktu segera berlalu, bila di pagi hari menunggu datangnya malam, bila berada di malam hari menunggu matahari bersinar ?. Mungkin seperti yang Anda rasakan saat ini, waktu terasa lama dalam sebuah penantian. Hidup memang begitu lebih sering membuatmu menunggu seperti menunggu datang bus ? Sepertinya hidup serasa sangat membosankan bila yang lebih sering kita lakukan hanyalah menunggu seperti menunggu datangnya kebahagiaan ? kenapa harus menunggu ? mungkinkah karena saat ini kita tidak bahagia ? memangnya apa menurutmu arti sebuah kebahagiaan ? rumah mewah kah ? mobil ? perhiasan ? keliling dunia ? pasangan yang tampan/ cantik ? atau sesuatu yang tidak bisa dilihat seperti cinta dan kasih sayang ?. Lanjutkan membaca

Renungan Bagi Para Pasangan Baru

b75ccec6d5dd90f6e59680cc035fd28dSetelah beberapa hari menikah status hubungannya di facebook langsung berubah dari single menjadi menikah diserta nama pasangannya. Tidak ada yang salah, wajar – wajah saja, para pengguna facebook atau jejaring sosial lainnya biasa begitu. Setelah itu hampir setiap hari membagikan tautan yang di tag/ Cc ke pasangannya, status – status mesra mulai merambah kronologis facebook, seperti Lagi nungguin mamas suami… sesuatu ya, kangen suami tercinta, bersama suami tercinta dan interaksi lainnya bersama pasangan. Maklum pengantin baru, serasa facebook itu dinding rumah yang bebas dicorat – coret sesukanya ( padahal mah dinding rumah sendiri sayang ditulis – tulis, maklum masih ngontrak :D ). Sekali lagi tidak ada yang salah, hal itu menjadi hak masing – masing setiap induvidu, ya paling kalau ada lebay – lebay dikit jadi agak menggangu bagi orang lain seperti melihat seseorang tengah mempermalukan dirinya sendiri, seperti ke-nora-an diawal karena ada loh yang sampe urusan dapur, kasur dan sumurnya ikut di ekspos ke media sosial.

Lanjutkan membaca

Cinta Seratus Persen Sempurna

7d421f9c0de778f1ed3a5839a6af39b0Aku bukanlah cinderella yang meninggalkan sebelah sepatu kaca, agar seseorang segera menemukanku (jodohku). Aku sadar siapa diriku. Aku tidak secantik ratu Balqis, tak setulus Zulaikha, pun tak sekuat Siti Hajar maupun semulia Siti Khadijah ataupun setabah Fatimah. Ketika diriku dilanda cinta, aku khawatir tak mampu seperti Lyla yang menyembunyikan segenap rahasia cinta dalam dirinya, Lyala yang rela mengorbankan diri bagi orangtua, bagi tradisi, sekaligus menjaga ketaatannya pada suami, sedangkan disisi lain menyembunyikan kemurnian cintanya bagi majnun. Layaknya wanita, sesungguhnya aku hanya ingin dicinta, cinta yang seratus persen sempurna.

Mulanya, aku kira cinta yang seratus persen akan kudapatkan dari seorang laki – laki yang kucinta, yang mencintaiku. Akan tetap aku tidak ingin membangun kenyataan lewat dongeng maupun mimpi belaka. Saat ini, ketika aku kembali membaca hatiku, mempertanyakan kembali cinta yang aku inginkan, aku menemukan kenyataan bahwa cinta yang seratus persen sempurna adalah ketika aku sungguh – sungguh ingin mencintai pemilik cinta yang sesungguhnya.

Berikan cintamu untuk Allah, maka allah yang akan menemukan pemilik hati terbaik untuk cintamu. Itulah yang aku yakini, sebagaimana aku meyakini firman Allah dalam kitab-Nya.

Lanjutkan membaca

Agar Taaruf Berakhir Happy Ending Full Barakah

“Ya allah, Engkau tahu segala yang tersembunyi dalam hatiku. Aku ingin menikah, maka aku menjalani proses taaruf yang merupakan bagian dari bentuk ikhtiar dan kepasrahanku atas kuasaMu. Aku melakukannya dengan sangat hati – hati, menjaga adab dan memurnikan segala niat, aku ingin jalan yang aku tumpuh ini mendapatkan ridho dari-Mu. Jodohkanlah aku kepada seseorang yang menjatuhkan hatiNya kepadaMu, yang tunduk dan taat pada segala perintah-Mu dan Rasul-Mu. Maka jika dia jodohku, mudahkan dan lancarkanlah ”

8eec89438916f687cc13d1042a21c5be Lanjutkan membaca

Ketika Tuhan Memberimu Kehidupan

205780_1794091984921_1618322137_1769145_6550647_n_largeHidup bukanlah pilihan, walaupun dalam kehidupan ini kita selalu dihadapkan dengan banyak pilihan. Orang yang menganggap hidup adalah pilihan, terkadang memilih untuk mati, mengakhiri hidup dengan cara – cara yang tragis seperti gantung diri, minum racun, menabrakan diri ke kereta dan seribu cara lainnya. Alasan pasti seseorang melakukan perbuatan itu memang begitu pribadi tapi sebagian besar bisa disebabkan karena persoalan – persoalan kehidupan yang memicu stress diantaranya; keinginan yang tidak kesampaian, diuber – uber utang, tekanan financial atau karena putus cinta dan masih banyak lagi faktor pemicu lainnya. Rasa keputusasaan menjadi penyebab utama dari tindakan bunuh diri yang dilakukan seseorang,walaupun sering pula dikaitkan dengan penyakit kejiwaan seperti ganguan bipolar (contoh kasus terkini, Robin Williams ) dan gangguan kejiwaan lainnya yang dapat dijelaskan secara medis atau dunia kedokteran.

Lanjutkan membaca

Mau kulit putih bersinar ?

321f7096b9f6ea4694353c1f83ba6c38Ping!!!

“Ada Apa ?” tanyaku dalam pesan singkat Blackbarry Masseger

“Biar memperkecil pori – pori gimana yah ?” tanya seorang teman, aku tidak tahu pasti kenapa tiba – tiba dia menanyakan hal itu padaku. Tapi aku tetap menjawabnya,

            “Coba pake masker putih telur.”

            “Biar putih pake apa ?” dia tanya lagi, sebenarnya aku cukup risih dengan pertanyaan seperti itu, pasalnya aku tahu ‘dia’ sudah putih kok, jadi putih seperti apa yang dia maksud, aku agak kurang paham.

            “Bisa dirajinin saat cuci muka bilas terakhir dengan air susu. Mungkin”

Lanjutkan membaca

Izinkan Aku Pacaran

3bd9aba088e0644a65cf43f029b7d2e9Aku mencoba menahan getir, tapi air mata tumpah tak tertahankan. Kemudia aku ingat sepenggal ayat “tawashau nil haqqi dan tawashau bis shabri“ saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran. Baiklah, aku akan berusaha semampuku, berdoa dan setelahnya aku pasrahkan kepada Allah. Tiba – tiba saja masa – masa SMA terbayang di kepalaku seakan memutar kaset lama, semuanya sangat jelas.

Aku baru active di Rohis justru di masa – masa akhir kelas tiga, selain menjadi anak rohis, aku terlebih dahulu menjadi ketua OSIS, dan itu pulalah yang mendekatkan aku dengan anak – anak Rohis terkait kegiatan kerohanan islam. Anak – anak Rohis banyak membantuku untuk jadi Mesti Farah yang ‘baru’, mulai dari cara berhijab yang syar’i, shalat dhuha, sampai dengan pergaulan antara ikhwan – akhwat yang ternyata punya batasan yang harus dijaga.

  Lanjutkan membaca